👣📸🐻❄️
“Dimana-pun kaki berpijak, di situ ilmu berjejak; pada siapa pun kita bertemu, ada pelajaran menunggu.”
“Hidup adalah sekolah tanpa dinding, dan manusia adalah guru tanpa gelar.”
“Setiap tempat adalah ruang belajar, dan setiap jiwa adalah pengajar.”
Untuk menjadi seorang murid yang "benar" harus mempunyai prinsip dasar yaitu berprinsip "selalu mengosongkan gelas".
“Selalu kosongkan gelas saat bertemu orang baru” punya makna yang selaras dengan sikap rendah hati dalam belajar.
“Gelas” di sini adalah simbol pikiran dan perasaan kita. Mengosongkannya berarti datang tanpa prasangka, tanpa merasa paling tahu, dan tanpa membawa ego. Dengan begitu, kita lebih siap menerima sudut pandang baru, pengalaman orang lain, dan pelajaran yang mungkin tidak pernah kita dapat sebelumnya.
Kalau gelas sudah penuh merasa sudah cukup tahu, cepat menghakimi, atau menutup diri maka apa pun yang dituangkan tidak akan masuk. Tapi ketika kita “mengosongkan gelas”, kita memberi ruang untuk tumbuh.
~
Setelah gelas terisi, sebagai seorang murid yang "benar" maka harus memilah mana minuman (ilmu) yang baik untuk dirinya, setelah mengetahui minuman itu baik maka masih perlu difilter atau disaringnya baru setelah itu diminum atau diamalkan.
Dan jika minuman itu kurang baik maka perlu diketahui, diingat dan dijadikan pelajaran untuk tidak dilakukan/amalkan.
Jadi selama kita hidup maka kita masih harus terus belajar.
#pengalamanadalahpembelajaranyangberharga
#tulisanubai
U

Komentar
Posting Komentar